Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2015

Secangkir Kopi Hitam

Secangkir kopi hitam lagi-lagi berada dalam genggaman tangannya.
                Aku membencinya, saat ia mulai menggenggam cangkir tersebut dengan pandangan kosong. Ia selalu seperti itu setiap kali ia memiliki masalah. Hanya menggenggam cangkir sambil menghirup aroma dari minuman tersebut, namun tidak sekalipun ia meminum isi dari cangkir tersebut.                 Dan hanya akulah yang selalu ada setiap kali ia melakukan ritual aneh ini. Sehingga hanya aku satu-satunya manusia yang terpaksa meminum kopi hitam yang rasanya sangat pahit itu selama sekitar tujuh tahun belakangan ini. Memang sih, kebiasaan buruk ini dimulai karena kecerobohanku juga. Aku sempat berkata padanya bahwa Almarhum Ayah yang selalu menghirup aroma kopi sebelum meminumnya, karena menurutnya, bau kopi sangat menenangkan. Dan kenyataan itu memang benar adanya. Bukannya aku tidak menyukai kopi, aku justru sangat menyukainya, apalagi ia selalu memberikanku gratis. Tapi ia selalu memberikan cangkir tersebut saat kopiny…